Unek-unek yang ada dihati maupun pikiran sebaiknya kita keluarkan, bukan dengan cara hipnotis ala uya kuya. Tapi dengan cara yang lebih sederhana, lebih aman, dan lebih indah karena tidak ada si ciripa.hehe Cara yang dimaksud adalah dengan curhat - curahan hati... Bagi sebagaian orang, curhat ini sangat-sangat susah dan tidak biasa dilakukan. Karena sebagian orang tadi lebih nyaman untuk memendam perasaan maupun unek-uneknya sendiri. Seperti halnya si mas Bro ini, masih ingatkah dengan cerita mas bro dan mas Boy sebelumnya. Kalau sudah lupa atau bahkan belum sempat membacanya, silahkan dibuka saja note sebelumnya. Insya Alloh belum dihapus... :)
Tanpa berlama-lama, mari kita mulai membaca note ini dengan bacaan basmalah bersama-sama. Bismillahirrohmanirrohim
Pagi yang indah, pagi yang luar biasa, pagi yang menakjubkan. Salah satu nikmat yang luar biasa adalah diberi kesehatan dan diberi kesempatan untuk melihat kembali pagi.... Aku mengawali pagi ini dengan semangat evaluasi,... hmmm semangat evaluasi?? Mari kita simak,...
Di ruang tamu kosan, Aku dan Boy duduk di kursi depan televisi....
“Entah kenapa aku ingin curhat kepadamu Boy,” kataku mengawali
“Tidak biasanya kamu sperti itu Bro. Bertahun-tahun aku berteman denganmu, tidak pernah kamu bilang ingin curhat kepadaku. Bukankah kamu tidak suka curhat?”, tanya Boy
“Ya Boy, aku tidak suka curhat, introvert. Aku idealis. Aku aneh.”
“Eits, jangan bilang kamu aneh Bro. Tidak ada yang aneh denganmu.” Boy mencoba menenangkan
Dengan suara yang agak tinggi dan mimik wajah heran, Aku berkata : “Tidak ada yang aneh denganku?? Kamu tidak merasa ada yang aneh dengan sikapku akhir-akhir ini??”
“Tidak Bro. Biasa saja menurutku. Kuliah berangkat duluan, pulang kuliah sore, pas pulang pasti membawa makan siangmu ke kosan, setelah makan siang kamu pergi lagi dengan membawa tas gendong hitam yang gk ganti-ganti. Aku tidak tahu apa yang kamu lakukan setelah selsesai kuliah di kampus dan aku juga tidak tahu kenapa malam atau sorenya kamu pergi lagi. Entah pergi kemana dan apa yang kau kerjakan aku benar-benar tidak tahu. Jadi menurutku tidak ada yang aneh dengan sikapmu akhir-akhir ini. Biasa saja,...” Boy menjawabnya tenang
Tanpa berlama-lama, mari kita mulai membaca note ini dengan bacaan basmalah bersama-sama. Bismillahirrohmanirrohim
Pagi yang indah, pagi yang luar biasa, pagi yang menakjubkan. Salah satu nikmat yang luar biasa adalah diberi kesehatan dan diberi kesempatan untuk melihat kembali pagi.... Aku mengawali pagi ini dengan semangat evaluasi,... hmmm semangat evaluasi?? Mari kita simak,...
Di ruang tamu kosan, Aku dan Boy duduk di kursi depan televisi....
“Entah kenapa aku ingin curhat kepadamu Boy,” kataku mengawali
“Tidak biasanya kamu sperti itu Bro. Bertahun-tahun aku berteman denganmu, tidak pernah kamu bilang ingin curhat kepadaku. Bukankah kamu tidak suka curhat?”, tanya Boy
“Ya Boy, aku tidak suka curhat, introvert. Aku idealis. Aku aneh.”
“Eits, jangan bilang kamu aneh Bro. Tidak ada yang aneh denganmu.” Boy mencoba menenangkan
Dengan suara yang agak tinggi dan mimik wajah heran, Aku berkata : “Tidak ada yang aneh denganku?? Kamu tidak merasa ada yang aneh dengan sikapku akhir-akhir ini??”
“Tidak Bro. Biasa saja menurutku. Kuliah berangkat duluan, pulang kuliah sore, pas pulang pasti membawa makan siangmu ke kosan, setelah makan siang kamu pergi lagi dengan membawa tas gendong hitam yang gk ganti-ganti. Aku tidak tahu apa yang kamu lakukan setelah selsesai kuliah di kampus dan aku juga tidak tahu kenapa malam atau sorenya kamu pergi lagi. Entah pergi kemana dan apa yang kau kerjakan aku benar-benar tidak tahu. Jadi menurutku tidak ada yang aneh dengan sikapmu akhir-akhir ini. Biasa saja,...” Boy menjawabnya tenang